“Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup”
Dalam suatu cerita Bu Dhe bilang kalau setiap kali saudaranya yang srimulat itu manggung, dia nggak pernah bayar kalau mau nonton. Cukup dia datang ke tempat pertunjukkan dan di depan petugas dia tinggal menyebutkan kata sandi “kakaknya si A”, sebut saja pemain srimulat ini si A. Dengan menyebut kata sandi ini, si petugas langsung tau dan bahkan tidak hanya mempersilahkan masuk ke tempat pertunjukkan, malah tempat VIP di depan sudah di sediakan.
Luar biasa, untuk menikmati pertunjukkan srimulat yang lucu itu si Bu Dhe cukup datang dan menyebutan kata sandi. Tentu bukan kata sandinya saja yang menjadi penting, tetepi siapa si Bu Dhe ini di hadapan Si A yang terkenal itu. Seandainya di Bu Dhe ini tidak punya hubungan yang bener bener dekat dengan di Si A, tentu si Bu Dhe tidak bisa masuk dan duduk di VIP hanya dengan menyebutkan kata sandi itu.
Jadi, kata sandi itu menjadi penting, namun ingatlah siapa saja bisa mengucapkan kata sandi itu. Namun yang lebih penting, apakah sungguh si pengucap kata sandi dekat dengan si A sehingga si A akan mengenal kita? Seandainya Si A sungguh sungguh mengenal dia, tentu dengan mudah kita akan ikut menikmati pertunjukkan Si A.
Kenalilah Dia, kenali hukum hukumnya, dekatlah denganNya, maka engkau akan mengerti The Power of Relationship.



0 comments: on "The Power of Relationship"
Post a Comment